Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Menuju Kenaikan Mingguan seiring Pasar Mengantisipasi Lebih Sedikit Penurunan Suku Bunga
Friday, 15 November 2024 23:48 WIB | US DOLLAR |USDGBP/USDEUR/USDUSD/JPY,AUD/USD,

Dolar AS bersiap untuk kenaikan mingguan terbesarnya dalam lebih dari sebulan pada hari Jumat (15/11), karena pasar menilai kembali ekspektasi penurunan suku bunga di masa mendatang dan dengan pandangan bahwa kebijakan Presiden terpilih Donald Trump dapat memicu inflasi.

Dolar telah diuntungkan oleh ekspektasi pasar bahwa kebijakan pemerintahan Trump, termasuk tarif dan pemotongan pajak, dapat memicu inflasi, sehingga membuat Federal Reserve kurang memiliki ruang untuk memangkas suku bunga.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pada hari Kamis bahwa bank sentral AS tidak perlu terburu-buru menurunkan suku bunga, yang mendorong para pedagang untuk menghentikan taruhan mereka yang lebih agresif pada penurunan suku bunga bulan depan dan seterusnya.

Greenback bersiap untuk mencatat kenaikan mingguan terhadap yen Jepang setelah diperdagangkan di atas 156 yen minggu ini untuk pertama kalinya sejak Juli. Terakhir turun 0,9% menjadi 154,94 per dolar.

Euro menuju kerugian minggu kedua berturut-turut setelah merosot ke level terendah sejak Oktober 2023. Euro stagnan di $1,053050.

Data Departemen Perdagangan pada hari Jumat menunjukkan bahwa penjualan ritel AS meningkat sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan pada bulan Oktober, tetapi momentum mendasar dalam belanja konsumen tampak melambat pada awal kuartal keempat.

Presiden Fed Boston Susan Collins dalam komentar yang dipublikasikan pada hari Jumat di Wall Street Journal juga mengatakan pemotongan suku bunga dapat dihentikan segera setelah pertemuan 17-18 Desember, tergantung pada data mendatang tentang pekerjaan dan inflasi. Probabilitas pemotongan pada bulan Desember telah turun menjadi sekitar 57% dari mendekati 82% sehari yang lalu, menurut alat FedWatch CME.

Sterling berada di jalur penurunan mingguan tertajam sejak Januari 2023, sekitar 2%. Pound terakhir turun di $1,26290. Pound menunjukkan sedikit reaksi terhadap data yang menunjukkan ekonomi Inggris berkontraksi secara tak terduga pada bulan September dan pertumbuhan melambat hingga merangkak selama kuartal ketiga.

Dolar diperdagangkan di kisaran level tertinggi satu tahun terhadap sekeranjang mata uang di 106,81, setelah naik hampir 1,73% minggu ini, yang merupakan performa terbaiknya sejak September. Dolar terakhir turun 0,13% di 106,74. (Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS